Archive for the ‘ Sungai & Danau ’ Category

Situ Cisanti, Beningnya hulu sungai paling beracun di Indonesia (hiii…)

Pasti pernah denger dong ada sungai namanya sungai Citarum?? ato DAS Citarum?? Apalagi sungai ini lumayan populer…selain Citarum ini sungai paling besar di Jawa Barat (entah berapa juta orang yang hidup bergantung dari Citarum ini….petani, pemulung, apalagi desa/kota yang di lewati ama aliran Citarum ini), Citarum ini merupakan sungai yang debit airnya cukup besar ampe bisa mensuplai 3 PLTA di Jawa Barat (konon kabarnya, nambah 1 PLTA lagi masih cukup kok dari Citarum ini), PLTA Cirata, Saguling dan Jatiluhur. PLTA2 ini menghasilkan listrik sebesar lima ribu giga watt per tahun atau 5 miliar kwh/tahun, suplai listriknya ada yang ampe ke Bali segala..

Tapi sungai Citarum pun punya cerita kelam, nyaris semua penduduk desa/kota yang dilewatinya hanya ngambil manfaatnya doang dari Citarum ini, tanpa pernah ‘ngasih’ (melihara) sungainya….parahnya lagi, kebanyakan yang idup dari air Citarum ini feedbacknya malah ngasih racun dan sampah….ga aneh kalo misalnya Citarum ini ‘ngambek’ dan kemudian ngerendem banyak wilayah yang dilewatinya…Citarum ini, apalagi musim ujan sering banget meluap dan mengakibatkan banjir (ga jarang malah mengakibatkan korban jiwa), daerah Sapan – Dayeuh Kolot sih rutin tiap taun ‘direndem’ ama Citarum ini. Rasanya rasio antara orang2 yang peduli sama orang2 yang ga peduli jauh banget bedanya…yaa 1 : 200 lah (kali yaa…ini bukan data otentik lho…)

Ada satu fakta lagi yang (kalo kata saya) paling mengerikan…”Citarum itu sungai paling beracun di dunia!!!” dan mungkin ga banyak juga yang tau tentang fakta ini…ngeri ya?! ato malah mungkin banyak orang yang berusaha nutupin fakta ini?? (hehehehe…mulai deh sok2 cerita teori konspirasi…)

ini nih :

MOST TOXIC PLACES ON EARTH, THE CITARUM RIVER IN INDONESIA
The Citarum is the biggest river in West Java, Indonesia and as such plays a vital part in the region in terms of agriculture, water supply, industry and sewage. The problem being that in excess of 5 million people live in the lower river basin and lack of controls has led to pollution beyond compare, in fact the river has received the inglorious award of  ‘the dirtiest River on earth’. On the positive side it has received a $500 million grant to improve conditions, if its not too late.
(http://carboncentral.co & http://planetforward.ca/blog/)”

lemes deh…

Tapi berapa orang yang tau sih kalo di hulu sungai Citarum ini?? darimana Citarum ini bermula?? Seperti layaknya mata air, hulu sungai Citarum pun jernih abis…kinclong…murni…dan yang pasti terletak di kawasan yang indah pula, namanya Situ Cisanti. Konon katanya sih ada 7 mata air tapi sekarang yang tersisa hanya 1 mata air yang namanya mata air “Pangsiraman” yang sekarang sering dijadiin lokasi wisata ziarah dan masih tertata rapi.

Kebeneran, saya pernah ikut bareng sama anggota WANADRI (makasih ya..) nyusur sungai Citarum dari daerah Pacet-Majalaya ampe ke hulu sungainya…Situ (danau) Cisanti ini emang ga seterkenal Situ Patengan Ciwidey atau Situ Cileunca Pangalengan, tapi bukan berarti tempatnya ga indah, aksesnya menuju lokasi Situ Cisanti-nya aja yang buruk…untuk menuju lokasi Situ didalem kendaraan kita bakal terus ‘bergoyang’ cukup lama kaya pake delman…bagusnya sih jangan dulu makan bakso sebelum naik ke Cisanti..karena pasti perut bakal terus digoyang, bisa2 keluar lagi tuh porsi utuhnya…hehehehe pisss..meski badan terus bergoyang karena jeleknya jalan yang menanjak,

berlubang, berbatu dan berlumpur, tapi mata sih cukup terhibur dengan pemandangan alam disepanjang jalan..meski sayang juga ternyata udah banyak daerah yang gundul disekitar DAS Citarum.

Situ Cisanti ini Kurang lebih luasnya 5 hektar di lahan seluas 7 hektar yang di kawasan perhutani, di kaki gunung Wayang, dengan ketinggian 1.500 – 3.000 dpl, tepatnya di Kampung Pajetan Desa Tarumajaya, Kecamatan Ker-tasari, Kabupaten Bandung. Akses menuju situ ini bisa dari Majalaya, Pangalengan atau dari Ciparay. Kedalaman situ ini ampe sekarang pun masih misteri…maksudnya belom ada yang tau persis berapa meter kedalamannya.

Sampai saat ini, Situ Cisanti ini masih belum banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik, jadi masih baru warga sekitar aja yang liburan kesini. Setelah masuk gerbang pos retribusi saya langsung dihadiahi oleh pemandangan yang indah dengan hawa yang sejuk khas pegunungan, setiap harinya situ banyak dikunjungi orang buat memancing dan menjala ikan, selain di saat2 tertentu ada juga yang dateng kesini buat wisata ziarah.

Panorama situ yang masih dikelilingi ama hutan dan gunung ini memang enak buat dinikmatin, buat hunting foto atau sekedar menyepi sejenak dari rutinitas dan kerumitan kehidupan kota.

Karena saya udah pernah ke mata airnya, saya jadi semakin miris liat kondisi DAS Citarum sekarang ini…mungkin saya ga bisa berbuat banyak buat menggugah banyak orang…tapi saya hanya bisa mengajak buat nikmatin fotonya, ngajak nikmatin kejernihan airnya, bila memang kejernihan air itu sangat berharga, mari kita jaga kejernihan air itu tetap adanya…air itu keluar untuk memberi manfaat bukan untuk menyakiti manusia, manusialah yang membuatnya menjadi seganas sekarang…

ditempuh pada : 2010

Thanx to WANADRI

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.