Beda antara Optical Zoom dan Digital Zoom

Banyak faktor sebelum beli kamera digital (poket),  kebanyakan orang -masih- liat dari mega-pixelnya dan tentunya fitur2 canggih lainnya.

Kadang kita dibingungin dengan istilah-istilah yang ada di kameranya, dan kadang si penjual ga ngasih keterangan yang memadai tentang produk kamera yang dijualnya, entah karena males ato emang ga ngerti juga tentang produk kameranya. Bisa juga kita sebagai pembeli ga cukup kritis buat nanya ini-itu (kadang kebanyakan nanya malah bikin si penjual jadi bete) padahal penting banget buat tau spesifikasi dari produk yang mo kita beli biar ga nyesel setelahnya.

Misalnya perbedaan antara digital zoom dan optical zoom, masih banyak orang yang belum ngerti dan masih banyak juga orang yang ngiranya punya arti sama, hanya beda istilahnya aja, seperti istilah ISO dan ASA.

Padahal digital zoom dan optical zoom itu beda banget fungsi dan hasilnya.

Optical zoom itu emang zoom aktual yang berdasarkan dari susunan optik dari lensa yang dipasang dikameranya, makanya ketika fungsi zoomnya dipakai maka lensa akan memanjang yang otomatis akan memperpendek jarak ke objek. Semakin besar besaran optical zoom yang ditulis di kamera (8 x, 10x, 12 x, 16 x) maka akan semakin panjang juga lensanya, dan semakin besar pula kemampuan untuk menagkap objek pada jarak jauh. Selain hasilnya foto akan mejadi dekat, kualitas gambar yang dihasilkan oleh optical zoom juga  baik, tajam dan resolusinya yang tetap terjaga.

Sementara Digital zoom hanyalah software  fungsi pembesaran yang ditambahkan kedalam kamera, jadi bukan pembesaran aktual dari lensa yang dipasang di kamera melainkan manipulasi gambar saja, analoginya seperti kita liat gambar di photoshop, trus untuk pembesarannya kita pake crop dan di-zoom-in, diperbesar dengan cara di-interpolasi secara otomatis.  Fungsi digital zoom ini biasanya ngehasilin gambar yang secara kualitas tidak baik (cenderung kotak2, blur ato out of focus dan resolusi gambarnya rendah).

Tidak heran kalau kamera poket dengan optical zoom yang panjang (8x ke atas) harganya akan jauh lebih mahal, dibanding dengan harga kamera yang digital zoomnya besar, karena digital zoom tidak berhubungan dengan lensa, akan tetapi hanya permainan software aja.

Intinya, sebesar apapun digital zoom, hasilnya tidak seoptimal optical zoom.

  1. makasih infonya mas…😀
    berguna sekali buat panduan beli kamera nantik

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s